0

This December!

2 Christian Bale new movies will be released!

Out of The Furnace on December 6th.


And American Hustle on December 13th.


I might be outta town during the time (hello internship!), but I bet that won’t stop me to go to the premiere, and watch the movie over and over and over again on the theatres.

Seriously can’t wait, my darling Christian! 🙂 (and may you receive another oscar(s) for your awesome performances!)

Advertisements
0

Thoughts About The Man of Steel Movie

Disclaimer: Possible minor spoilers.

Saw the Man of Steel twice already (ga usah kaget, gw nonton The Dark Knight Rises ampe 5 kali), and as the #DCComicsFanGirlGarisKeras abis nonton film ini rasanya pengen sungkeman ke Zack Snyder, Christopher Nolan, David S Goyer, sama Hans Zimmer for getting back the Superman franchise after the disastrous 2006 Superman Returns.

Nolan sama Goyer kayanya emang pantes disebut The Kings of Comic Book Movies Re-boot. Bruce Wayne’s background portrayal on Batman Begins was superb, dan di Man of Steel mereka berhasil mencoba mendeskripsikan secara detail kondisi di Krypton di saat-saat terakhir sebelum hancur, dan bagaimana mereka mengirim Kal-El ke bumi. Gw bilang ‘mencoba’, karena kaya trilogy Batman, cerita karangan Nolan ini teteup nyeleneh kalo dibandingin sama komiknya, hahahahahaha! *jawil dagu belahnya om Nolan*
Gw setuju sama temen gw, Hubay, a fellow comic book lover, kalo yang paling bikin pengen loncat-loncat sekaligus mewek pas nonton film ini (dasar ya comic book geeks, nonton beginian aja mbrebes mili, hahaha), bukan aksi berantemnya Supes vs Zod yang bikin satu kota porak poranda, atau visual effectnya yang kece berat, tapi gimana film ini sangat menghargai asal usul dari si Superman itu sendiri. Daaaannnn, BANYAK EASTER EGGNYA WOY!!!!!! Huaaaa!!!!!

Buat non-comic book readers mungkin simbolnya Lexcorp, Wayne Enterprises, S.T.A.R Lab, dll yang muncul sekelebat-sekelebat di film gak berarti apa-apa (bahkan mungkin gak sadar kalo hal-hal ‘kecil’ itu nongol di layar). Tapiii, buat yang baca komiknya…. Issshhhh, itu Easter Eggs bikin pengen gelindingan didalem bioskop saking girangnya!! Aaaakkk!!!
Now, there’s of course some stuffs that I don’t like.

It looks like that Daddy Jor-El and Jonathan Kent forgot to tell Kal aka Clark kalo di dunia per-superhero-an, ada 2 peraturan yang haram hukumnya buat dilanggar;

SATU: Never kill (or hurt) human. Superman sama Zod terlalu asik gampar-gamparan sambil terbang kesana kemari dengan riang gembira sampe ngancurin gedung bertingkat, bikin sevel meledak, dll… I’m sure a lot of people gets hurt and die. Aseli bikin pengen nyakar Superman rasanya.

DUA: Never reveal your true identity to anyone. Si Clark asik-asik aja ngakuin dirinya Superman ke Lois yang waktu itu masih total stranger buat dia. Dan yang lebih zonk lagi, Loisnya dengan cantiknya teriak “Claarrkk!!!” didepan umum dalam keadaan Clark yang lagi jadi Superman. Dear Lois, if you do that on the comic book, you’re seriously getting killed the next hour! *toyor*.
Selain itu gw juga merasa kurang sreg dengan jalan ceritanya MOS. Harusnya kan yah, setelah Daddy Kent meninggal, Clarknya cari jati diri, berubah jadi Superman tapi belom go public, jadi reporter di Daily Planet sambil flirting sama Lois, berubah jadi Superman dan go public sambil di-flirting-in sama Lois, berantem ama musuh, baru ngaku ke Lois dia itu sebenernya siapa. Gitu kan?

Tapi kok disini porsi dia nyamar jadi Clark Kent di Daily Planetnya cuman muncul di menit terakhir filmnya doing? Ah, aku kuciwaaa!!

Ada yang bilang film ini ‘balas dendam’ dari Superman Returns yang lebih banyak gak jelasnya dramanya. Jadi yang ditonjolin bener-bener aksi berantemnya Superman sama Zod. Also, there’s a possible sequel(s) revealing more of Clark Kent, and of course Superman’s arch enemy Lex Luthor.
Mmmm teruusss, gw lebih suka penampakannya Krypton sama Fortress of Solitude yang serba Kristal dibandingin penggambaran di film ini yang ‘robot banget’ alias terlalu futuristic. Namanya juga perempewi ya cyinn, demennya liat yang kristal-kristal *ehh* *salah fokus*.

Suka sama kostum barunya Supes, akhirnya dia mengerti kalo celana dalem dipakenya di dalem. Meskipun jadi bikin gw melirik ‘kesitu’ terus tiap kali liat si Superman *ngikik manja*. Oh, dan KENAPA SUPERMAN GA ADA JAMBULNYA, HAH???? ITU IDENTITAS DIRI MEENN!!! AYO BALIKIINN!!! Celana dalem boleh deh diilangin, tapi jambul jangaann!

Oh iya, gosipnya bakal ada Batman baru yang nantinya bakal gabung sama Superman ‘versi yang ini’ buat membentuk Justice League of America (JLA). I should be ecstatic about the news kalau saja… yang jadi Batman adalah my Christian Bale yang tampan dan mempesona. Berhubung Batman versinya Bale udah keburu tamat di The Dark Knight Rises (yang dengan sukses pura-pura mati), dan Bale yang berkali-kali bilang kalo dia udah pensiun jadi Batman, jadi kemungkinan besar there’s going to be a new Batman with a new story. Bring him back to life? Another new story? I don’t know, I think it would be confusing to a lot of people, apalagi kalo pemeran Batmannya diganti. *bilang aja ga rela orang laen meranin Batman, Lu*
Now I’ve got to jump out of a building and see which one of you handsome guys would rescue me first 😀

After all, I give this movie 8 out of 10. Absolutely worth watching (but I don’t recommend it for kids, banyak violence-nya bok!), but not my favorite. Kesukaan gw tetep Superman (1978) dan Superman II (1980) bikinannya Richard Donner. Because that movie portrayed exactly what I had in mind when I read the comic books.

Dan seganteng-gantengnya Henry Cavill, Superman buat gw tetep the one and only Christopher Reeve.

I heart you, Reeve!
Sekian dan terima tiket nonton gratis di IMAX. Bihihihik! :))


*pics from google.com*

0

Got The Book!

Gw udah ngincer buku ini berbulan-bulan. Hampir setaun malah. Hard to get this book here. Gw udah coba cari ke hampir semua imported bookstore di Jakarta dan sekitarnya tapi gak ada. Kayaknya sih emang cuman bisa dibeli secara online deh, lewat amazon atau semacemnya.

Niat belinya sih udah lama banget, dari jaman bukunya belom dirilis, sampe bukunya dirilis, bahkan sampe yang nulis bukunya temenan di Twitter sama gw, tapi kok banyak banget ‘rintangannya’ buat beli itu buku, huhuhuhu.

Sampe akhirnya, awal taun 2013 ini salah seorang temen gw, Nenda ke Amrik selama beberapa bulan buat sekolah lagi. Begitu awal bulan Juni ini dia balik ke tanah air, yang gw minta pastinya bukan oleh-oleh dong, tapi “Tolong cariin biografinya Mas Bale dong Nen, ya? ya? ya?” And my kind friend Nenda brought me that book. Aaakkk!!! pengen cium-cium bukunya rasanya! Hihihihi. 🙂

baby… :3
What I thougt about the book? I absolutely loved it!!!! Saking private-nya kehidupan si mas ganteng, buku ini jadi semacem Holy Bible buat para fans, karena yang nulis buku ini tak lain dan tak bukan adalah mantan asisten pribadinya yang pernah kerja sama dia selama lebih dari satu dekade. Dari jaman dia abege ceking dengan rambut minyakan sampe dia jadi bintang film super hot yang bikin gw kebayang-bayang setiap hari *alahhh*. Jadi lewat buku ini para fans bisa ‘mengintip sedikit’ kehidupan pribadinya mas ganteng. And there’s surely so many facts that I (we) never knew before. Mulai dari fakta yang bikin ngikik, bikin bengong, sampe… bikin jiper *tapi tetep cinte*.

Satu lagi yang bikin gw kagum sama buku ini, disini bener-bener digambarin ‘kekuatan’ para fansnya mas ganteng. Jadi gini, mas ganteng kan udah main film mulai dari dia masih piyik ya, tapi menjelang masa abege, popularitasnya menurun karena banyak film-filmnya yang meskipun lumayan banyak, tapi mengecewakan di pasaran. Nah, pas dia abege itu pula, mulai muncul yang namanya internet. Dan lewat bantuan Harrison Cheung, si penulis buku ini yang juga nguasain marketing lewat komputer, terbentuklah fans club artis PERTAMA di internet. Bukan fans club Christian Bale pertama ya, tapi fans club ARTIS yang PERTAMA. Catet.

Dan mulai saat itu, fans mas ganteng yang menamai diri mereka Baleheads, merajai internet selama bertaun-taun, bahkan websitenya dinobatkan menjadi best fansite sepanjang taun 90an.

Eh, tapi jangan salah, Baleheads ini kerjaannya bukan cuman fangirling gak penting kaya gw gitu loh! Tapi berkat ‘kekuatan’ mereka, mas ganteng berhasil mendapatkan 2 peran yang paling mengubah karirnya; which is perannya jadi Patrick Bateman di American Psycho, dan perannya yang paling fenomenal; Bruce Wayne di Batman trilogy. Go Baleheads!

Terus, terus, terus, katanya kenal sama penulisnya Lu? Kok bisyaaaa????

Ternyata gak ada ruginya nyolong nama belakangnya mas ganteng buat ditambahin ke nama gw di socmed, ahahahak!!! You see, on my Facebook, Twitter, Blogs, and other social medias, I always put ‘Bale‘ in my last name. Biarin aja dibilang alay, itu kan bentuk cinta gw ke mas ganteng, weee!!! Sama orang tua juga bilang nama itu kan doa, jadi dengan nambahin namanya dia ke nama gw, sama aja doa siapa tau kita berdua beneran jod…. *kemudian dilempar asbak*. Gitu lah, namanya juga usaha, hahahaha!

Anyway, berkat nyomot namanya mas ganteng di Twitter (dan tulisan ‘Christian Bale loyal fan‘ di bio gw), pada suatu hari yang indah dan cerah, Harrison Cheung sang penulis biografi memfollow dan masukin gw ke daftar #FF alias #FollowFriday alias #OrangOrangKeceYangSebaiknyaKalianFollow . Ih! Ih! Ih! Sumpah girang banget tau gak sik! Si Cheung ini di kalangan Baleheads terkenalnya ampun-ampunan. Jadi begitu lo di-#FF sama dia, dan bisa mention-mentionan sama dia pula, rasanya status lo sebagai Balehead udah sah di mata agama, hukum, dan komunitas besar Baleheads *ketok palu*.

Call me norak, call me overrated, but I bet a fellow Baleheads will know exactly what I feel 🙂

Yaah, siapa tau kan sekarang cuman temenan mention-mentionan lewat Twitter, nanti suatu hari bisa ketemuan beneran dan dikenalin sama si mas ganteng himself. Never forget the power of the internet. And never underestimate the power of Baleheads. 🙂


for more info about the biography, visit http://www.bale-biography.com


0

Dear Month of May Please Come Sooner


The Passion. The Talent. The Mystery. This is the definitive biography and Inside Story of Christian Bale, the Darkest Batman. As the first biography of Oscar-winner Christian Bale, this book was written by the man who made him an Internet phenomenon during the most formulative era of Christian’s career.
Before Christopher Nolan and Warner Bros picked Christian Bale to be Batman on September 11, 2003, Christian had a unique advantage over the other actors vying for the role. He had been the Internet’s Biggest star for the past 10 years. This book is not only Christian’s biography – his struggles as a child actor from Steven Spielberg’s bomb, Empire of the Sun, to his relocation to America and his challenge to establish a career after the box office disaster of Newsies – but it’s also a history of the Internet and how the World Wide Web empowered a new generation of fans, the Baleheads, to help the notoriously publicity-shy actor get to be the Dark Knight himself.
This is the amazing and previously untold story of how Christian was raised by a father determined to get him to America to become one of Hollywood’s biggest stars. His passion, his now well-known anger and his celebrated acting talents – enjoy this unique insight, Christian Bale’s most complete biography and origin story.



 Siap-siap mantengin eBay sama amazon deh gw bulan depan 🙂




for more info about the book visit http://www.bale-biography.com or follow @BaleBook on Twitter.